Rahasia orang yahudi menjadi bangsa terpintar di dunia

Hai guys, Yahudi adalah kombinasi unik yang merujuk pada sebuah agama, etnis, dan suku bangsa. tentu kalau kita membicarakan tentang Yahudi kita akan berpikir tentang banyak hal. Dari mulai negara Israel, orang Yahudi yang menguasai dunia, dan orang Yahudi yang pintar pintar. ya.. memang benar. semua anggapan itu memang benar-benar ada untuk mereka orang-orang Yahudi, dan kalian pernah terpikir ngak Mengapa orang-orang Yahudi ini begitu pintar pintaran? kalian penasaran? Kali ini kita akan membahas fakta-fakta menarik dari orang-orang Yahudi, dan mari kita ungkap rahasia-rahasia dari kehidupan mereka ya guys. 

Orang Yahudi

Begitu wanita Israel mengetahui bahwa ternyata Hamil, maka sang Ibu tersebut langsung sering bernyanyi bermain piano dan membeli buku matematika. Bermain piano dan bernyanyi memang akan mempengaruhi perkembangan janin dalam kandungan ke arah yang positif, sedangkan mengerjakan soal matematika bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan otak bayi yang ada dalam kandungan sang Ibu tersebut. Para wanita Yahudi yang tengah hamil terus-menerus melakukan ketiga hal tersebut, dengan harapan agar anak mereka terlahir dengan otak yang jenius.  Yang artinya seorang ibu Yahudi tidak hanya melatih kecerdasan anak mereka sejak dari kecil, akan tetapi mereka melatih kecerdasan anak anaknya sejak dari dalam kandungan sang Ibu.  Kalau kalian,,,, kira-kira waktu masih dalam kandungan di dengerin lagu apa? 

Orang Yahudi memiliki pola makan yang unik dan berbeda dengan kita guys. Orang Yahudi sangat suka sekali memakan kacang-kacangan dan buah kurma, dan tentu saja minum susu. Ketika tengah hari makanan utama mereka adalah roti dan ikan dan juga salat. Kalian tidak akan mendapati daging dalam satu meja makan orang Yahudi selain ikan. Biasanya kalau sudah ada ikan maka tidak akan ada daging. Orang Yahudi sangat menyukai daging ikan sebagai menu makanan utama mereka. Uniknya orang-orang Yahudi akan memakan buah-buahan terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan utama. Sedangkan kita tahu ke pesan orang pada umumnya, akan memakan buah-buahan setelah menyantap hidangan utama. Menurut orang Yahudi, apabila memakan hidangan utama dahulu dan setelah itu baru makan buah-buahan, ini akan menyebabkan kantuk dan berakibat akan melemahkan badan, dan akan saya dalam memahami pelajaran. Menarik sekali ya pola sekolah makannya.

Bila kalian diundang ke rumah orang-orang Yahudi jangan sekali-kali merokok saat pertama di rumah mereka.  Mereka tanpa sungkan akan menyuruh kalian keluar dari dalam rumah mereka, agar kalian dapat merokok di luar rumah terlebih dahulu. Merokok adalah hal yang sangat menjijikkan bagi orang Yahudi. Merokok merupakan hal yang sangat tabu, sehingga mereka sadar betul akan bahaya merokok bagi kesehatan dan sekitarnya. Mungkin kita bisa bandingkan dengan orang Indonesia. Menurut orang Yahudi nikotin dalam rokok dapat merusak sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen, sehingga keturunan perokok akan membawa generasi yang bodoh dan akan menghancurkan bangsa Yahudi. Kalau kalian termasuk generasi yang mana?

Anak-anak Yahudi sejak kecil akan di biasakan bermain piano dan biola . Mereka meyakini bahwa mengharuskan anak-anak kecil bermain biola dan piano, akan meningkatkan iQ mereka dan membuat anak-anak menjadi jenius. Selama masa sekolah dasar anak-anak Yahudi lebih difokuskan kepada pelajaran matematika dan ilmu pengetahuan alam. Anak-anak Yahudi juga digiring melakukan olahraga atletik seperti, memanah dan menembak. Menurut mereka melakukan raga atletik bagi anak-anak Yahudi akan melatih tubuh mereka dan membuat otak menjadi lebih fokus. Hasilnya akan membantu anak-anak Yahudi saat akan membuat keputusan yang tepat sejak dari dini.

IQ anak Yahudi

Di usia dewasa orang-orang Yahudi akan benar-benar serius dengan pelajaran Sains. Mereka didorong untuk menciptakan suatu produk untuk mereka kerjakan di proyek mereka.  Meskipun proyek-proyek mereka kadang terlihat lucu dan memboroskan, akan tetapi mereka akan pendaftaran serius untuk menghadapinya. Selain itu, orang Yahudi juga sangat serius di bidang bisnis.  Mahasiswa bisnis akan diberikan sebuah proyek dan mereka hanya bisa lulus, jika mereka dapat mencapai keuntungan sampai satu juta US Dolar. Jadi jangan kaget jika pada kenyataannya setengah dari bisnis-bisnis besar di dunia dipegang oleh orang-orang Yahudi.

8 Alasan Konyol Pria Untuk Putus

8 Alasan Konyol Pria Untuk Putus

DIPUTUSKAN secara sepihak memang menyakitkan—apalagi dengan kata-kata yang tidak pantas atau alasan yang sangat konyol. Bersyukur saja, pada akhirnya kita tidak perlu menghabiskan hidup dan waktu kita dengan orang yang tidak sungguh-sungguh menghargai kita. Coba ingat-ingat, apa dia mengucapkan salah satu dari kalimat ini?

1. “Kamu pantas dengan orang yang lebih baik.”
Ini kalimat klasik yang sering digunakan oleh kaum pria. Mereka ingin putus, namun juga ingin terlihat “rendah hati”. Tentu saja, selalu ada orang yang lebih baik di luar sana—tapi menjadi “baik” juga sesuatu yang bisa diusahakan bersama bukan? Lupakan pria ini, dia benar; kita memang selayaknya mendapat pria yang lebih baik.

2. “Sebaiknya kita berteman saja.”
kalimat ini jelas-jelas diucapkan oleh pria yang menginginkan keuntungan dari kita (perhatian, materi, seks)—akan tetapi tidak ingin terikat dengan komitmen apapun dengan kita. Pfft!

3. “Saya belum siap berkomitmen.”
Lucunya, kalimat ini diucapkan setelah dia menjalin hubungan beberapa saat dengan kita bahkan adakalanya sudah terlanjur berhubungan intim pertama kali . Tentu saja ini konyol, karena hubungan bukan seperti membeli barang bergaransi dengan kartu kredit yang bisa kita kembalikan ketika kita menyesal untuk memilikinya.

4. “Ini bukan salah kamu, tapi aku…”
Ya, anggap saja memang salahnya. Kalimat ini adalah “jalan pintas” yang sering ditempuh pria untuk putus namun ingin menghindar dari “tanggungjawab” untuk menjelaskan mengapa kepada kita. Pria seperti ini biasanya masih memiliki pola pikir yang tidak dewasa

5. “Kalau saja kita bertemu lebih awal.”
Pria seperti ini sepertinya memiliki isu di masalah lalu yang belum selesai. Unfinished business. Apaah dia tidak bisa move on dari mantan yang terdahulu? Apakah dia sedang mengejar seseorang yang tidak kunjung didapatnya—sesaat sebelum kita masuk dalam hidupnya?

6. “Kamu tuh orangnya baik banget.”
So what? Heran kenapa pria menggunakan kalimat ini? Karena mereka ingin memasukkan kita ke dalam “friend-zone” atau mereka berpikir putus akan lebih mudah dilakukan dengan mengucapkan pujian setinggi langit seperti ini.

7. “Aku butuh waktu untuk berpikir.”
Kalimat ini merupakan kombinasi dari, “aku belum siap berkomitmen” dan “aku pikir sebaiknya kita berteman saja.” Percayalah, pria ini sebenarnya tidak butuh waktu untuk berpikir—dia sudah menetapkan keputusannya.

8. “Aku nggak tahan terus-terusan merasa bersalah.”
Setelah episode pembatalan kencan berkali-kali, sejuta alasan bahwa dia terlalu capek untuk menemani kita pergi ke sana-sini atau melupakan hari-hari penting dalam hubungan, dia mengucapkan kalimat ini yang setara dengan intro menjelang putus. Tidak tahan merasa bersalah? Mengapa tidak berusaha memperbaiki diri, menepati janji, tidak mengulang kesalahan dan lain sebagainya? Kita tidak membutuhkan permintaan maaf berulangkali—yang kita butuhkan sikap nyata, bukan?