Uncategorized
Tangan Tuhan Atas Dusun Koko - Video Testimony

Ruth Made dan Celerina (Aci) memberikan diri untuk mengajar sebagai guru di dusun Koko, kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur sejak bulan Juli 2008. Sebulan kemudian, Antonius (Awe) menyusul untuk membantu mengajar di sana selama beberapa bulan. Mereka ber-3 adalah jemaat Gereja Generasi Apostolik yang benar-benar memeluk panggilannya sebagai utusan Kristus.
Mereka melihat visi Tuhan yang diberikan kepada gembala senior Gereja Generasi Apostolik / pendiri Maria Magdalena Ministries, Ps. Indri Gautama untuk transformasi di dusun Koko.
Tiga bangunan yang didirikan sekitar 1½ tahun yang lalu kini telah difungsikan sebagai sekolah, poliklinik dan tempat tinggal guru dan dokter.
Ada sekitar 60 anak dusun Koko dengan usia antara 2-6 tahun yang belajar dengan kurikulum TK dan pra-TK di situ dari hari Senin sampai Jumat. Hari Senin sampai Kamis ada sekitar 30-40 anak dan pada hari Jumat di mana ada acara memotong kuku dan makan bersama, hampir semua murid hadir.
Dibutuhkan kesabaran ekstra bagi para guru ini, khususnya pada awal mengajar. Sungguh tidak mudah ketika para orangtua masih curiga dan tidak mendukung pendidikan anak-anak mereka. Namun dengan ketekunan dan kesabaran dan kasih Allah yang terus menerus didemonstrasikan oleh ketiga guru ini secara nyata, kini para orangtua murid sangat mendorong anak-anak mereka bersekolah, bahkan ketika anak-anak mereka sakit. Luar biasa!
Dulunya mereka tidak mengenal kebersihan, jarang mandi, kukunya hitam dan mengeras seperti karang. Mereka juga tidak mengenal warna maupun angka dan huruf. Mereka tidak bisa membedakan biru dari hijau, oranye dari kuning.
Hanya dalam waktu lima bulan, anak-anak sudah mulai mengerti kebersihan. Mereka mandi atau setidaknya cuci muka dan menggosok gigi sebelum bersekolah. Mereka punya pakaian khusus untuk sekolah, walaupun bukan pakaian seragam. Pada hari Jumat, mereka berebut minta duluan digunting kukunya.
Selain membagikan materi pengajaran meliputi pengenalan warna, angka, huruf dan geometri serta mengajarkan sopan santun, para guru ini juga mengimpartasikan nilai-nilai kasih Allah kepada anak-anak.
Orangtua murid mengakui perubahan dan perkembangan anak-anak mereka. “Apa yang diajarkan di sekolah, dilakukan anak-anak di rumah juga. Mereka selalu bersemangat ke sekolah. Anak-anak mau bangun pagi lalu langsung cuci muka, mandi, gosok gigi dan makan. Pulang sekolah, anak-anak memberikan salam selamat siang kepada mama dan papanya. Jadi apa yang ajarkan disekolah langsung dipraktekkan di rumah. Kalau diajar bernyanyi di sekolah, maka di rumah pun mereka akan bernyanyi.”
Semua jerih lelah para guru tidak sia-sia. Orangtua murid mengakui bahwa anak-anak mereka menjadi pandai. Merekapun meminta supaya tidak hanya TK dan pra-TK, tetapi juga diadakan pendidikan tingkat SD.
Peringatan hari kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus yang lalu merupakan kenangan yang indah. Baru pertama kali penduduk merayakannya disertai berbagai lomba yang melibatkan seluruh masyarakat, termasuk pemuda dusun. Mereka bergembira mengikuti perlombaan lari karung, lomba makan kerupuk dll. Penduduk dari dusun tetangga yang datang, heran menyaksikan keramaian di situ. Mereka pun ikut larut dalam kemeriahan 17 Agustus.
Perkembangan terakhir yang menggembirakan adalah bahwa sejak pertengahan November 2008, pemerintah daerah kabupaten Manggarai mulai mempersiapkan pembangunan jalan ke dusun Koko sepanjang 3,5 kilometer. Jalan itu akan melintas tepat di depan gedung serba guna yang dibangun MMM / GGA bersama Anda.
Kesibukan pengobatan pun tidak kalah serunya. Sekarang penduduk dusun Koko dapat menikmati layanan kesehatan dasar yang memadai. Bahkan poliklinik dusun Koko yang diselenggarakan oleh para dokter Obor Berkat Indonesia (OBI) telah menjadi berkat bagi penduduk dusun-dusun di sekitarnya.
Perkembangan dan kemajuan yang pesat adalah bukti campur tangan Tuhan. Tetapi tugas belum selesai. Transformasi adalah proses. Terima kasih kepada Anda semua yang sudah menabur untuk tranformasi di dusun Koko. Tetap dukung sampai kita bersama-sama melihat orang-orang pandai dan berpengaruh muncul dari sini. Akan ada pemimpin yang luar biasa dari antara mereka. Ada masa depan bagi dusun Koko, dan Anda adalah mitra Tuhan untuk terjadinya transformasi di sana.
Kita akan terus melakukan kebaikan sampai saudara-saudari kita di sana masuk dalam rancangan damai sejahtera untuk memberikan hari depan yang penuh harapan. Kalau Anda lakukan yang baik, Anda akan menerima balasannya dari Tuhan (Efesus 6:8).
Jika Anda tertantang untuk mengambil bagian dalam mewujudkan mimpi Tuhan bagi kehidupan yang lebih layak di dusun Koko, Anda dapat mengirimkan taburan Anda ke:
Yayasan Maria Magdalena
BCA KCP Menteng, A/C 735-030929-7
atau
Bank Danamon, cabang Kuningan, Jakarta, A/C 006833.6817





